DUKUNG PENGAMANAN PERBATASAN RI-PNG, KRI TELUK HADING-538 ANGKUT PRAJURIT YONMEK RAIDER 413 BREMORO

Redaksi



Fokusindonesia com, Jakarta, 4 Juli 2020 - Satya Wira Jala Dharma. KRI Teluk Hading-538 yang dikomandani Letkol Laut (P) Roni, melaksanakan Angkutan Laut Militer dalam rangka mendukung Operasi Pengamanan Daerah Terbatas (Opspamtas) RI-Papua Nugini. Angkut Laut Militer kali ini mendukung pergeseran pasukan (serpas) Batalyon Mekanis Raider 413/Bremoro dari salah satu batalyon Kodam IV/Diponegoro.

Kapal yang merupakan salah satu unsur Satlinlamil Jakarta tersebut bertolak dari Dermaga Pelabuhan Semarang, beberapa waktu lalu.
Pelepasan pasukan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Papua Nugini Sektor Utara ini, dilaksanakan di Dermaga Pelabuhan Semarang, dalam upacara pelepasan yang dipimpin Panglima Divisi 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si, M.Tr (Han).

Pelayaran yang akan menempuh waktu selama kurang lebih lima hari tersebut, KRI Teluk Hading-538 membawa personel 450 orang Yonmek Raider 413/Bremoro dengan kendaraan taktis dan material tempurnya tersebut dan akan singgah di Makassar untuk bekal ulang.

“Kondisi kapal dan seluruh awak kapal dalam kondisi siap. Mudah-mudahan selama lintas laut berlangsung aman dan lancar di bawah cuaca yang relatif bersahabat sehingga kami bisa memanfaatkan pelayaran ini diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya temu kenal antara perwira KRI dan perwira pasukan yang bertujuan selain untuk mempererat hubungan silaturahmi antara kedua perwira, juga sebagai cara mengurangi rasa jenuh selama pelayaran,” pungkas orang nomor satu di KRI Teluk Hading-538 tersebut.
Kapal Perang ini juga akan menarik Satgas Pengamanan Perbatasan RI-Papua Nugini Sektor utara yang lama, yang telah bertugas selama 10 bulan, kembali ke kesatuan asal.

Sementara itu, Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Laksda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M. mengatakan, pergeseran pasukan ke seluruh wilayah Nusantara merupakan salah satu tugas pokok Kolinlamil sebagai pembina tunggal sistem Angkutan Laut militer.
Selain mendukung pergeseran pasukan TNI ke daerah perbatasan dengan negara tetangga, Kolinlamil juga aktif dalam mendukung pergeseran pasukan, material dan logistik ke daerah-daerah rawan dan pulau-pulau terluar RI.

"Kapal perang Kolinlamil selalu siap untuk mendukung pergeseran pasukan dan material ke seluruh wilayah NKRI dalam rangka operasi militer. Sudah menjadi tugas pokoknya untuk mendukung operasi angkutan laut militer sesuai perintah Panglima TNI" jelas Panglima Kolinlamil.

KRI Teluk Hading-538 merupakan Kapal Perang yang dibuat di galangan VEB Penee Werft Wolgast, Jerman Timur, pada tahun 1977.
Selain itu KRI ini memiliki berat 1,900 ton dengan dimensi 90,70 meter x 11,12 meter x 3,4 meter dan ditenagai 2 mesin diesel, 2 shaft menghasilkan 12,000 bhp yang sanggup mendorong kapal hingga kecepatan 18 knot dan mampu mengangkut kargo hingga seberat 600 ton. (Dispen Kolinlamil)

Top