UNIQLO Meluncurkan Koleksi Bermotif Batik Berdasarkan Motif Tradisional Indonesia

Redaksi

Program Kedua UNIQLO Untuk Proyek Pemberdayaan Pekerja Pabrik

Jakarta, Fokus Indonesia.com - UNIQLO hari ini mengumumkan peluncuran koleksi khususnya yang berpenampilan motif batik tradisional Indonesia. Yang telah dimasukan kedalam daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO pada tahun 2009 untuk teknik pembuatan, arti simbolis serta unsur budayanya. Sebagai bagian dari hasil penjualan dari program kedua UNIQLO untuk Proyek Pemberdayaan Pekerja, sebagian dari hasil penjualan akan dilaksanakan untuk membantu mendidik para pekerja yang bekerja di pabrik milik partner yang berlokasi untuk Indonesia. Untuk Indonesia, koleksi ini ini tersedia mulai hari Jumat tanggal 3 Juni 2016, sedangkan untuk Jepang dan 10 Negara lainnya termasuk toko online uniqlo.com akan diluncurkan pada tanggal 10 Juni 2016.

Koleksi Motif Batik ini menampilkan pola batik tradisional yang telah berakarlama di Indonesia, dan diprediksi kembali oleh UNIQLO sebagai bagian dari konsep LifeWear, yang menawarkan pakaian untuk kehidupan yang lebih baik bagi setiap orang dan setiap hari. Sejalan dengan misi perusahaan untuk ikut tumbuh dan berkembang bersama-sama dengan kualitas lokal, UNIQLO berharap bahwa kolaborasi dengan Yayasan Batik Indonesia dapat memberikan kontribusi pada masyarakat setempat dan mempromosikan motif batik pada masyarakat yang lebih luas di seluruh dunia.

Koleksi ini terdiri dari delapan produk termasuk kemeja pria, wanita, gaun menggumukan bahan yang ringgan dan nyaman, ideal untuk bulan-bulan di musim panas, diproduksi oleh UNIQLO dengan desain dan siluet modern. Motif batik yang digunakan dalam produksi, merupakan pola asli yang dikembangkan bersama-sama oleh UNIQlO dan desainer yang direkomendasikan oleh Yayasan Batik Indonesia.

Proyek Pemberdayaan Pekerja Pabrik diperkenalkan pada tahun 2015 untuk mendukung program pendidikan untuk pekerja pabrik yang berafiliasi dengan Grup Fast Retailing. Program pertama ditujukan untuk pekerja wanita di pabrik jahit di Bangladesh, dengan memproduksi koleksi wanita yang menampilkan motif pakaian motif pakaian tradisional Bangladesh dan di jual di 14 pasar di dunia.

Sebagai dari penjualan kini ini digunakan untuk program pendidikan di bidang nutrisi, kebersihan dan pengelolaan kesehatan,memberikan pengetahuan yang meningkatkan kesehatan dan moral mereka. Semoga hasilnya, beberapa pabrik juga mengimplementasikan pengetahuan tersebut untuk meningkatkan kesadaran akan pengelolaan kebersihan di area pabrik.

Fast Retailing mengajari pentingnya meningkatkan kesehatan dan keberhasilan untuk para pekerja yang mendukung industri gaun di Indonesia dan memutuskan untuk mengimplementasikan program yang telah diperbaiki di negara ini. Proyek pendidikan ini diharapkan berjalan dalam kurun waktu 3 tahun dan akan menjangkau 12.000 orang. (Sum)

Top
Warning: unlink(error_log): No such file or directory in /home/beritanu/public_html/fokusindonesia.com/media1_baru.php on line 487